Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Budaya Melayu Lewat Gebyar Adat 2026
RAKYATBERSUARANEWS.ID | LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mendukung rencana penyelenggaraan Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu Deli Serdang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat pelestarian adat dan tradisi Melayu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung, saat menerima audiensi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kabupaten Deli Serdang di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (19/10/2026).
Dalam audiensi tersebut, Ketua MABMI Kabupaten Deli Serdang, Ibnu Afan, memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan yang akan menampilkan beragam kesenian dan tradisi Melayu. Sejumlah agenda yang direncanakan antara lain pertunjukan tari dan musik Melayu serta lomba perahu sampan di kawasan Bagan Percut.
Menurut Ibnu Afan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menampilkan kesenian tradisional, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan budaya Melayu yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan perkembangan Deli Serdang.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin melestarikan adat dan budaya Melayu sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya eksistensi budaya Melayu sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Zainal Abidin Hutagalung menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Deli Serdang mendorong penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya yang dapat melibatkan masyarakat serta menjaga keberlanjutan tradisi lokal.
Menurutnya, rencana penyelenggaraan Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu tersebut telah dipaparkan secara terperinci kepada pemerintah daerah. Semangat pelestarian budaya itu, lanjutnya, sejalan dengan perhatian Bupati Deli Serdang terhadap pengembangan kegiatan dan agenda kebudayaan di daerah.
"Rencana pesta adat budaya Melayu ini sudah disampaikan secara detail, termasuk pelaksanaannya. Semangat yang sama juga ada pada Bapak Bupati Deli Serdang, terutama dalam mendorong kegiatan dan event yang berkaitan dengan budaya," ungkapnya.
Ia menambahkan, persiapan pelaksanaan kegiatan perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Koordinasi tersebut diperlukan agar penyelenggaraan acara dapat dipersiapkan secara terarah sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.
"Hal-hal teknis akan kami koordinasikan dengan dinas terkait. Karena lokasinya berada di wilayah kecamatan, tentu kami juga akan menyampaikan kepada camat dan kepala desa terkait pelaksanaan kegiatan tersebut," jelasnya.
Pemkab Deli Serdang berharap Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian kesenian dan tradisi Melayu, meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap warisan budaya daerah, serta menjaga identitas budaya Deli Serdang sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (SL)
(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles