Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Dukung Deklarasi Bersama Masyarakat Sumut

Daerah 23 Oct 2026 17:13 • 2 min read • 1 views • By Admin

Share berita ini

Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Dukung Deklarasi Bersama Masyarakat Sumut
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Deli Serdang, Zainal Abidin Hutagalung, mewakili Bupati Deli Serdang mengikuti konferensi pers Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang dilanjutkan dengan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba secara virtual di Polresta Deli Serdang, Jumat (23/10/2026). (Foto: Diskominfostan Deli Serdang)

RAKYATBERSUARANEWS.ID | LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung, saat mewakili Bupati Deli Serdang mengikuti konferensi pers Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang dilanjutkan dengan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba secara virtual di Polresta Deli Serdang, Jumat (23/10/2026).

Zainal Abidin Hutagalung menyatakan, Pemkab Deli Serdang mendukung penuh gerakan bersama dalam memerangi narkoba serta siap memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, serta terlindungi dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengapresiasi kolaborasi Polda Sumatera Utara, pemerintah daerah, TNI, BNN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba.

Ia menegaskan, pemberantasan narkotika membutuhkan langkah komprehensif yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus disertai upaya pencegahan, edukasi, dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

"Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh melalui penegakan hukum, pencegahan, edukasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Selain itu, Kapolri menyoroti perkembangan modus penyalahgunaan narkotika, termasuk dugaan pemanfaatan cairan rokok elektronik atau vape sebagai media penyalahgunaan zat terlarang. Perkembangan tersebut menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat upaya pencegahan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga memaparkan keberhasilan operasi gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Bea Cukai, BNN, dan instansi terkait dalam menggagalkan penyelundupan sekitar 800 kilogram ketamin dari kapal tanker MT Global 1168 berbendera Mongolia di perairan Asahan, Sumatera Utara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat gerakan antinarkoba, sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.(SL)

(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Rakyat Bersuara News

Recent Articles

Popular Articles