Rico Waas: Koperasi Kuat Bukan Hanya Soal Aset, Tapi Partisipasi dan Kepercayaan

Daerah 03 Sep 2026 23:50 5 min read 123 views By Admin

Share berita ini

Rico Waas: Koperasi Kuat Bukan Hanya Soal Aset, Tapi Partisipasi dan Kepercayaan
Rico Waas: Koperasi Kuat Bukan Hanya Soal Aset, Tapi Partisipasi dan Kepercayaan

RAKYAT BERSUARA NEWS.ID - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Koperasi Konsumen KPRI Pemerintah Kota Medan untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, serta mengembangkan unit usaha secara profesional. Langkah tersebut dinilai penting agar KPRI Pemko Medan mampu tumbuh menjadi koperasi yang semakin kuat, modern, sehat, dan berkelanjutan di tengah tantangan perkembangan ekonomi.


Pesan itu disampaikan Rico Waas melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan Citra Effendi Capah saat membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan Tahun Buku 2025 di Gedung Fatimah Gultom, Jalan Eka Warni, Medan Johor, Kamis (3/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus KPRI Pemko Medan, di antaranya Ketua I KPRI Pemko Medan Ferry Ichsan, Kepala DPMPTSP Muhammad Rasyid Ridho Nasution, Kepala Dinas UKM Koperindag Hendra Ridho Siregar, Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia Yunus Lubis, serta seluruh anggota KPRI Pemko Medan.


Dalam sambutan tertulisnya, Rico Waas menegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan bukan sekadar agenda rutin organisasi yang dilaksanakan setiap tahun.


Menurutnya, RAT merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan prinsip demokrasi dalam tubuh koperasi. Forum tersebut menjadi ruang bagi pengurus untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepada anggota, sekaligus momentum mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan serta peluang ke depan.


"Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besar aset atau keuntungan yang diperoleh, tetapi juga tingkat partisipasi anggota, kualitas tata kelola organisasi, serta kepercayaan yang terus dipelihara di antara seluruh unsur anggota koperasi," ujar Citra membacakan sambutan Wali Kota Medan Rico Waas.


Karena itu, Rico mengajak seluruh anggota KPRI Pemko Medan untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan koperasi.


Anggota, menurutnya, tidak hanya ditempatkan sebagai pengguna layanan, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan gagasan konstruktif, mengawasi perjalanan organisasi, serta membangun rasa memiliki terhadap koperasi.


RAT Tahun Buku 2025 tersebut mengangkat semangat penguatan koperasi agar semakin bersatu, berdaya, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.


Rico juga mengimbau seluruh anggota untuk mengoptimalkan pemanfaatan berbagai jasa dan layanan yang tersedia melalui unit-unit usaha KPRI Pemko Medan.


Selain itu, ia mendorong agar unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Medan dapat melibatkan KPRI Pemko Medan dalam berbagai kegiatan atau program yang memungkinkan untuk dikerjasamakan.


"Sekiranya pada unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Medan terdapat kegiatan dan pelaksanaan yang memungkinkan bekerja sama dengan KPRI Pemko Medan, agar KPRI Pemko Medan dapat diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan tersebut," katanya.


Menurut Rico, keterlibatan koperasi dalam berbagai aktivitas yang relevan di lingkungan Pemerintah Kota Medan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.


Namun, pengembangan koperasi, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan volume usaha dan keuntungan.


Jajaran pengurus dan pengawas juga diminta memperkuat fungsi sosial koperasi serta menjalankan amanah organisasi dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.


Prinsip-prinsip tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan anggota terhadap koperasi.


Rico turut mengapresiasi kerja keras jajaran pengurus dan pengawas KPRI Pemko Medan yang selama ini telah berupaya menjalankan tugas serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan organisasi.


"Saya merasa puas dengan kinerja pengurus selama ini, namun masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan demi kemajuan bersama," ucapnya.


Pemerintah Kota Medan, lanjut Rico, berkomitmen memberikan dukungan terhadap perkembangan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat perekonomian daerah.


Karena itu, ia berharap forum RAT mampu menghasilkan berbagai keputusan yang bijaksana, objektif, dan berorientasi pada kemajuan organisasi serta kesejahteraan seluruh anggota.


Jadikan forum ini sebagai momentum evaluasi, konsolidasi, serta penyusunan strategi agar koperasi semakin kuat, semakin modern, dan mampu memberikan pelayanan kepada seluruh anggotanya," pesannya.


Koperasi untuk Semua


Sementara itu, Ketua I KPRI Pemko Medan Ferry Ichsan menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh anggota dalam memajukan koperasi.


Ia mengatakan, RAT kali ini mengusung tema strategis "Koperasi untuk Semua: Bersatu, Berdaya, dan Bertumbuh".


Menurut Ferry, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi arah dan kompas bagi perjalanan organisasi dalam menghadapi perkembangan serta tantangan ekonomi ke depan.


Ia menjelaskan, semangat "Koperasi untuk Semua" menegaskan bahwa koperasi lahir dari, oleh, dan untuk anggota tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.


Sementara semangat "Bersatu" menekankan bahwa kekuatan utama koperasi terletak pada persatuan dan solidaritas para anggotanya.


Menurutnya, menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks, kekuatan koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh kemampuan anggota untuk membangun kebersamaan dan saling memperkuat.


"Berdaya artinya mendorong penguatan kapasitas anggota dan pemanfaatan teknologi agar koperasi dapat memberikan nilai tambah serta menjadikan anggotanya pelaku ekonomi mandiri.

Sedangkan Bertumbuh memiliki makna menargetkan pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan melalui peningkatan aset dan perluasan unit usaha baru yang relevan dengan perkembangan zaman," jelas Ferry.


Ferry menambahkan, forum RAT menjadi wadah strategis bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta menyusun rencana kerja organisasi ke depan.


Selain itu, RAT juga menjadi forum untuk membahas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) sebagai bagian dari upaya membangun perencanaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Jajaran pengurus, kata Ferry, terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik konstruktif dari anggota.


Masukan tersebut dinilai penting untuk membangun tata kelola koperasi yang semakin sehat, transparan, profesional, dan akuntabel.


Melalui RAT Tahun Buku 2025 ini, KPRI Pemko Medan diharapkan tidak hanya mampu memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan pengembangan unit-unit usaha yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.


Dengan pengelolaan yang profesional, partisipasi anggota yang kuat, serta dukungan pemerintah daerah, KPRI Pemko Medan diharapkan mampu berkembang menjadi koperasi modern yang tidak hanya sehat secara organisasi, tetapi juga berdaya saing dan berkelanjutan. (SL)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Rakyat Bersuara News

Recent Articles

Popular Articles